Perbedaan Antara Streak Plate dan Spread Plate

Perbedaan Antara Streak Plate dan Spread Plate

Perbedaan utama antara streak plate dan spread plate adalah bahwa streak plate digunakan untuk mengisolasi dan memurnikan spesies bakteri tertentu dari campuran bakteri sedangkan spread plate digunakan untuk menghitung dan mengukur bakteri dalam sampel.

Selain perbedaan di atas, masih banyak perbedaan lain antara pelat bergaris dan pelat sebar. Di pelat bergaris, inokulum dimasukkan ke dalam media segar menggunakan loop inokulasi atau kapas sedangkan di pelat sebar, inokulum ditarik menggunakan mikro-pipet steril. Selanjutnya pada streak plate digambar garis pola zig-zag pada permukaan media segar sedangkan pada spread plate, inokulum disebar secara merata pada permukaan media. Streak plate dan Spread plate adalah dua teknik mikroba untuk mengisolasi, memurnikan, dan menghitung bakteri. Ada perbedaan sekaligus persamaan antara streak plate dan spread plate. Selanjutnya, kedua metode tersebut umum dan rutin digunakan dalam studi bakteri.

ISI

1. Ikhtisar dan Perbedaan Utama
2. Apa itu Streak Plate
3. Apa itu Spread Plate
4. Kemiripan Antara Streak Plate dan Spread Plate
5. 4. Perbandingan Berdampingan – Streak Plate vs Spread Plate dalam Bentuk Tabular
6. Ringkasan

Apa itu Streak Plate?

Streak plate adalah teknik yang memungkinkan mengisolasi dan memurnikan spesies bakteri dalam sampel. Oleh karena itu, ini adalah metode yang sederhana dan mudah dilakukan di laboratorium. Kami dapat mengencerkan sampel sebelum dimasukkan ke dalam media pertumbuhan segar. Namun, beberapa bahan diperlukan untuk melakukan teknik ini. Mereka adalah loop inokulasi atau kapas, pelat agar yang dipadatkan, pembakar bunsen, dan aliran udara laminar. Sebuah loop inokulum harus diambil dari sampel dan ditarik garis pola zig-zag pada permukaan media segar di bawah lingkungan steril (sering di dalam aliran udara laminar).

Gambar 01: Plat Streak

Pelat yang diinokulasi diinkubasi pada suhu yang sesuai. Koloni bakteri yang terpisah akan tumbuh pada garis yang ditarik. Selanjutnya, koloni tunggal yang tertarik atau diharapkan dapat dimurnikan lebih lanjut dengan mengadopsi metode yang sama sampai Anda mendapatkan spesies bakteri yang dimurnikan. Oleh karena itu, metode ini cocok untuk memisahkan bakteri menjadi satu koloni dan memetik serta memurnikan bakteri yang Anda inginkan.

Apa itu Spread Plate?

Pelat sebar adalah teknik mikroba lain yang memungkinkan pencacahan bakteri dalam sampel, sehingga memudahkan penghitungan bakteri secara akurat. Ini memberikan informasi mengenai jumlah bakteri yang ada dalam sampel. Dalam teknik ini juga diperlukan pengenceran sampel sebelum diinokulasikan ke media segar.

Gambar 02: Pelat Sebar

Selain itu, mikropipet dan penyebar steril adalah bahan utama yang diperlukan untuk melakukan teknik ini. Alikuot yang sesuai (biasanya 0,1 ml atau 1 ml) diambil dari sampel dengan mikropipet dan dipindahkan ke piring agar segar. Menggunakan penyebar, inokulum menyebar secara merata ke seluruh permukaan dan diinkubasi pada suhu yang sesuai. Bakteri aerob akan tumbuh di permukaan media sebagai koloni yang terpisah. Oleh karena itu, pencacahan akan mudah dalam teknik ini jika pengencerannya benar. Sesuai rekomendasi, cawan yang memiliki 30 hingga 300 koloni dipilih untuk pencacahan. Dengan menggunakan persamaan, kita dapat melakukan kuantifikasi yang benar setelah pencacahan.

Apa Persamaan Antara Streak Plate dan Spread Plate?

Streak plate dan spread plate adalah dua teknik mikroba yang kami gunakan dalam bakteriologi. Kedua metode tersebut digunakan untuk mengisolasi atau memisahkan bakteri dari suatu campuran. Dalam kedua teknik tersebut, kita dapat mengencerkan sampel sebelum inokulasi. Kedua metode membutuhkan pelat agar yang dipadatkan. Bakteri tumbuh di permukaan media dalam kedua metode tersebut. Dalam kedua teknik tersebut, bakteri aerob tumbuh di permukaan media. Kami menggunakan alat inokulasi yang disterilkan untuk memasukkan inokulum ke dalam media segar dalam kedua teknik tersebut. Lingkungan yang steril diperlukan untuk melakukan kedua teknik tersebut.

Apa Perbedaan Antara Streak Plate dan Spread Plate?

Teknik pelat coretan memungkinkan Anda untuk mengisolasi dan memurnikan bakteri. Di sisi lain, teknik spread plate memungkinkan Anda menghitung bakteri. Inilah perbedaan utama antara pelat bergaris dan pelat sebar. Selain itu, kita dapat menggunakan inoculating loop atau cotton swab sebagai alat inokulasi pada streak plate sedangkan kita membutuhkan spreader untuk teknik spread plate. Segelas sampel adalah kuantitas yang diambil dari sampel pada teknik pertama sedangkan 0,1 ml atau 1 ml adalah kuantitas teknik kedua. Inokulum dimasukkan ke dalam media segar dengan menggambar garis pola zig-zag pada pelat bergaris sementara inokulum menyebar secara merata ke seluruh permukaan pelat sebar.

Ringkasan – Streak Plate vs Spread Plate

Streak plate dan spread plate adalah dua teknik mikroba yang dilakukan dalam bakteriologi. Streak plate memfasilitasi isolasi dan pemurnian bakteri tertentu sementara spread plate memfasilitasi pencacahan bakteri dalam sampel. Kedua metode tersebut sangat berguna untuk studi bakteri, terutama untuk bakteri aerob. Goresan dengan pola zig-zag dilakukan pada pelat guratan sambil inokulum ditebarkan secara merata pada permukaan media pada pelat sebar. Inilah perbedaan antara pelat bergaris dan pelat sebar.

Referensi:

1. “Lurusan (Mikrobiologi).” Wikipedia, Wikimedia Foundation, 14 Juli 2018. Tersedia disini
2.“Teknik Spread Plate: Prinsip, Prosedur dan Hasil -.” Rumah -, 27 Juli 2017. Tersedia disini

Kesopanan Gambar:

1.’Legionella Plate 01’By CDC/James Gathany – Pustaka Gambar Kesehatan Masyarakat CDC, (Domain Publik) vis Commons Wikimedia
2.’33934804403’oleh R6, Hutan Negara & Swasta, photostream Perlindungan Kesehatan Hutan (Domain Publik) via Flickr

Leave a Comment