Perbedaan Antara Sosialisme dan Sosialisme Demokrat

Perbedaan Antara Sosialisme dan Sosialisme Demokrat

Perbedaan utama antara Sosialisme dan Sosialisme Demokratis adalah bahwa Sosialisme menekankan kesetaraan dalam masyarakat sedangkan Sosialisme Demokratis menekankan kesetaraan dalam negara demokratis. Selain itu, Sosialisme Demokratis adalah cabang dari Sosialisme.

Kedua teori ini berfokus pada kesetaraan dan kesetaraan di antara individu dalam kepemilikan bersama atas produksi. Secara keseluruhan, tujuan utama dari konsep-konsep ini adalah untuk menciptakan pemerataan ekonomi.

ISI

1. Ikhtisar dan Perbedaan Kunci
2. Apa itu Sosialisme
3. Apa itu Sosialisme Demokratis
4. Kesamaan Antara Sosialisme dan Sosialisme Demokrat
5. Perbandingan Berdampingan – Sosialisme vs Sosialisme Demokratis dalam Bentuk Tabular
6. Ringkasan

Apa itu Sosialisme?

Sosialisme adalah sistem ekonomi yang berfokus pada kepemilikan bersama atas produksi dan konsumsi barang. Ini berarti bahwa sumber daya dan barang yang diproduksi di dunia harus dimiliki bersama oleh seluruh penduduk dunia. Dengan kata lain, setiap orang berhak mendapat kesempatan untuk memutuskan bagaimana sumber daya global ini harus digunakan di dunia.

Sosialisme adalah teori politik dan ekonomi dari organisasi sosial yang menganjurkan bahwa alat produksi, distribusi, dan pertukaran harus dimiliki atau diatur oleh komunitas secara keseluruhan. Itu muncul pada akhir abad ke-18 di Prancis, setelah revolusi Industri yang terjadi di Eropa. Henri de Saint Simon adalah orang pertama yang menciptakan istilah ini.

Ada empat faktor utama produksi: tenaga kerja, kewirausahaan, barang modal, dan sumber daya alam. Produksi di bawah sosialisme akan secara langsung dan semata-mata untuk digunakan. Dengan sumber daya alam dan teknis dunia yang dipegang bersama dan dikendalikan secara demokratis, satu-satunya tujuan produksi adalah untuk memenuhi kebutuhan manusia.

Gambar 01: Sebuah Kampanye Sosialis

Slogan umum sosialisme adalah, ‘dari masing-masing menurut kemampuannya, untuk masing-masing sesuai dengan kontribusinya.’. Oleh karena itu, setiap orang dalam masyarakat memiliki hak untuk menerima bagian dari produk sesuai kontribusi mereka.

Sosialisme menentang kapitalisme. Akibatnya, dalam sosialisme, setiap orang akan memiliki akses bebas ke barang dan jasa yang dirancang untuk memenuhi kebutuhan mereka secara langsung. Pada akhirnya akan berdampak pada pengurangan dan pengentasan kemiskinan.

Apa itu Sosialisme Demokrat?

Sosialisme Demokratis adalah perpaduan prinsip-prinsip sosialis dan demokrasi untuk membangun politik dan ekonomi yang cocok yang mendukung kesetaraan di kedua aspek. Konsep ini menonjol pada akhir abad ke-19 setelah akhir PD1. Sosialisme Demokratis adalah cabang utama dari filsafat Sosialisme.

Oleh karena itu, sosialisme demokratik dengan teguh berpijak pada konsepsi bahwa cara-cara demokrasi yaitu parlementer, hukum dan konstitusional dsb. harus menjadi satu-satunya cara untuk mendirikan masyarakat berdasarkan prinsip-prinsip sosialisme. Singkatnya, sosialisme demokratis didasarkan pada konsep pencapaian tujuan sosialis melalui cara-cara demokratis.

Beberapa berpendapat bahwa Sosialisme demokratis memiliki hubungan dekat dengan Sosialisme Marxian. Namun, ia mencoba untuk berkompromi antara sosialisme Marxian dan ide-ide dan prinsip-prinsip demokrasi. Mirip dengan sosialisme, sosialisme demokratis menentang kapitalisme dan totalitarianisme.

Gambar 02: Kampanye Sosialis Demokrat di Amerika

Tujuan sosialisme dan sosialisme demokratis adalah untuk mencapai demokrasi politik dan kesetaraan ekonomi di antara orang-orang. Oleh karena itu reformasi struktur administrasi menjadi fakta yang menentukan.

Apa Persamaan Antara Sosialisme dan Sosialisme Demokrat?

Sosialisme dan Sosialisme Demokratis berfokus terutama pada pemerataan distribusi produk di antara orang-orang, sehingga pemerataan ekonomi. Kedua teori ini menentang totalitarianisme dan kapitalisme

Apa Perbedaan Antara Sosialisme dan Sosialisme Demokrat?

Sosialisme vs Sosialisme Demokratis

Sebuah teori politik dan ekonomi dari organisasi sosial yang menganjurkan bahwa alat produksi, distribusi, dan pertukaran harus dimiliki atau diatur oleh komunitas secara keseluruhan. Sebuah teori politik yang memiliki ekonomi sosialis di mana alat produksi dimiliki secara sosial dan kolektif atau dikendalikan bersama sistem pemerintahan yang demokratis secara politik

Jangka waktu

Muncul pada akhir abad ke-18 Muncul pada akhir abad ke-19

Kepemilikan Produk

Berkomitmen pada prinsip kepemilikan publik atas alat-alat produksi dan semua bentuk kepemilikan pribadi Tidak menganjurkan nasionalisasi penuh atas semua properti

Ringkasan – Sosialisme vs Sosialisme Demokratis

Singkatnya, perbedaan antara sosialisme dan sosialisme demokratis adalah bahwa sosialisme menekankan kesetaraan dalam masyarakat sedangkan sosialisme demokratis menekankan kesetaraan dalam negara demokrasi.

Referensi:

1. Sosialisme Demokratis: Definisi, Sifat, Metode dan Ajaran. 8 Mei 2015, Tersedia disini.
2. “Sosialisme Demokratis.” Wikipedia, Wikimedia Foundation, 10 Mei 2018, Tersedia disini.

Kesopanan Gambar:

1. “TIDAK ADA PEMBATASAN: Sosialis di Union Square, NYC (Bain/LOC)” oleh pingnews.com (Domain Publik) via Flickr
2. “Sosialis Demokrat Menduduki Wall Street 2011 Shankbone” Oleh David Shankbone – Pekerjaan sendiri (CC OLEH 3.0) melalui Commons Wikimedia

Leave a Comment