Apa Perbedaan Antara Pedoman dan Aturan

Apa Perbedaan Antara Pedoman dan Aturan

Perbedaan utama antara pedoman dan peraturan adalah bahwa pedoman adalah rekomendasi yang memandu praktik dan perilaku terbaik, sedangkan peraturan adalah pedoman yang sah dan permanen yang harus diikuti sesuai dengan kebijakan organisasi atau kelembagaan.

Pedoman dan aturan memberikan instruksi untuk perilaku tertentu atau dalam melakukan tugas. Meskipun pedoman dan aturan membentuk perilaku individu, ada sedikit perbedaan antara pedoman dan aturan.

ISI

1. Ikhtisar dan Perbedaan Utama
2. Apa itu Pedoman
3. Apa itu Aturan
4. Pedoman vs Aturan dalam Bentuk Tabular
5. Ringkasan – Panduan vs Aturan

Apa itu Pedoman?

Kita dapat mendefinisikan pedoman sebagai informasi yang menyarankan bagaimana sesuatu harus dilakukan. Pedoman memberikan garis besar perilaku tetapi tidak memberikan gambaran pasti tentang perilaku yang diharapkan. Mereka digunakan oleh organisasi dan institusi swasta dan pemerintah untuk membentuk perilaku karyawan. Ini memberikan panduan bagi karyawan untuk melakukan tugas. Namun, itu bukan persyaratan hukum.

Pedoman tidak wajib, dan jika karyawan tidak mengikuti pedoman, mereka tidak dihukum. Panduan tidak formal, dan mereka memiliki kebebasan untuk mengikutinya atau tidak. Namun demikian, pedoman membantu menguraikan praktik dan perilaku terbaik. Misalnya, ada pedoman terkait penggunaan peralatan yang berbeda di perusahaan. Pedoman ini diberikan agar karyawan mampu melaksanakan tugas atau bekerja secara efektif. Meskipun pedoman tidak perlu diikuti, mereka adalah bagian penting dari bidang bisnis.

Apa itu Aturan?

Aturan dapat didefinisikan sebagai panduan yang ditentukan untuk tindakan. Aturan itu penting karena membantu memandu tindakan untuk hasil yang diharapkan. Pada saat yang sama, aturan memberikan rasa konsistensi dalam tindakan dan perilaku. Aturan dapat diadaptasi di negara, perusahaan, organisasi, dan lembaga pendidikan. Aturan yang digunakan dalam organisasi yang berbeda dapat berbeda satu sama lain. Demikian pula, aturan digunakan untuk memandu dan memantau perilaku anggota masyarakat.

Aturan bersifat formal dan legal. Anggota masyarakat atau anggota badan tertentu (misalnya, lembaga pendidikan, pengadilan, dll) memiliki tanggung jawab untuk mematuhi dan mengikuti aturan. Ketika aturan diadaptasi dalam tubuh tertentu, anggotanya mendapat kesempatan untuk membentuk perilaku sesuai dengan standar yang diharapkan. Melanggar aturan akan menyebabkan hukuman dan kurungan.

Apa Perbedaan Antara Pedoman dan Aturan?

Perbedaan utama antara pedoman dan aturan adalah bahwa aturan itu legal dan formal sedangkan aturan tidak. Seorang individu dapat mengikuti pedoman jika dia mau. Dia juga memiliki kebebasan untuk tidak mengikuti. Namun, aturan harus diikuti oleh semua anggota badan tertentu. Melanggar dan tidak mengikuti peraturan dapat mengakibatkan hukuman, tetapi tidak ada hukuman untuk tidak mengikuti pedoman.

Selain itu, penyesuaian pedoman tidak dapat dibuat wajib, sedangkan aturan berikut dapat dibuat wajib. Pedoman dan aturan membantu menjaga keamanan orang. Namun, meskipun perusahaan atau organisasi dapat berfungsi tanpa pedoman, negara, masyarakat, perusahaan, atau organisasi tidak dapat berfungsi tanpa aturan.

Di bawah ini adalah ringkasan perbedaan antara pedoman dan aturan dalam bentuk tabel untuk perbandingan berdampingan.

Ringkasan – Panduan vs Aturan

Pedoman adalah rekomendasi yang memandu praktik dan perilaku terbaik, sedangkan aturan adalah pedoman yang sah dan permanen yang harus diikuti seseorang sesuai dengan kebijakan organisasi atau institusi. Perbedaan utama antara pedoman dan peraturan adalah bahwa pedoman tidak formal, sedangkan peraturan bersifat formal.

Referensi:

1. “Perbedaan antara Pedoman vs Kebijakan.” PowerDMS.
2. “Apa Itu Aturan dan Mengapa Kita Perlu Mengikutinya?Bawa Ilmu Anda Sendiri.

Kesopanan Gambar:

1. “Pedoman” Oleh Nick Youngson (CC BY-SA 3.0) melalui Picpedia.org

Leave a Comment