Apa Perbedaan Antara MBC dan MIC

Apa Perbedaan Antara MBC dan MIC

Perbedaan utama antara MBC dan MIC adalah bahwa MBC adalah konsentrasi agen antimikroba terendah yang akan mencegah pertumbuhan organisme setelah subkultur ke media yang tidak mengandung antibiotik, sedangkan MIC adalah konsentrasi agen antimikroba terendah yang akan menghambat yang terlihat di pertumbuhan vitro mikroorganisme setelah inkubasi semalam.

MBC dan MIC adalah dua tes mikrobiologis yang digunakan untuk mengevaluasi aktivitas pembunuhan kuman agen antimikroba. Tes ini mengevaluasi agen antimikroba untuk kemanjurannya. Kedua tes ini sangat penting saat membuat obat antimikroba baru dan dilakukan oleh ahli mikrobiologi yang berkualifikasi.

ISI

1. Ikhtisar dan Perbedaan Utama
2. Apa itu MBC
3. Apa itu MIC
4. Kemiripan – MBC dan MIC
5. MBC vs MIC dalam Bentuk Tabular
6. Ringkasan – MBC vs MIC

Apa itu MBC?

MBC atau konsentrasi bakterisida minimum adalah konsentrasi agen antimikroba terendah yang akan mencegah pertumbuhan organisme setelah subkultur ke media yang tidak mengandung antibiotik. Ia juga dikenal sebagai konsentrasi agen antimikroba terendah yang diperlukan untuk membunuh bakteri selama periode waktu tertentu (18 hingga 24 jam) di bawah kondisi tertentu. Oleh karena itu, MBC menunjukkan tingkat agen antimikroba terendah yang mengakibatkan kematian mikroba. MBC (konsentrasi bakterisidal minimum) dan MFC (konsentrasi fungisida minimum) sering mengacu pada konsentrasi terendah agen antimikroba yang mengurangi viabilitas mikroorganisme sebesar 99%.

Umumnya, MBC dilakukan setelah tes MIC. Selain itu, agen antimikroba umumnya dianggap bakterisidal jika MBC tidak lebih dari empat kali lebih besar dari MIC. Selain itu, MBC dan MFC merupakan metode ampuh untuk menentukan aktivitas pembunuhan kuman dari beberapa agen antimikroba sekaligus dalam proses skrining.

Apa itu MIC?

MIC atau konsentrasi hambat minimum adalah konsentrasi terendah dari agen antimikroba untuk mencegah pertumbuhan mikroorganisme (bakteri) yang terlihat. MIC digunakan untuk mengevaluasi efikasi antimikroba dari berbagai senyawa antimikroba. Hal ini dilakukan dengan mengukur pengaruh penurunan konsentrasi agen antimikroba dalam hal penghambatan populasi mikroba selama periode tertentu. MIC biasanya merupakan alat diagnostik di laboratorium mikrobiologi untuk memastikan resistensi. MIC adalah langkah pertama dalam proses penemuan obat yang dilakukan untuk bakteri yang diminati. MIC juga merupakan titik awal untuk evaluasi praklinis yang lebih besar dari obat antimikroba baru.

Hasil uji KHM dinyatakan dalam mikrogram per mililiter (μg/mL) atau miligram per liter (mg/L). Hasilnya biasanya dinilai sebagai rentan, paparan meningkat, atau resisten terhadap agen antimikroba tertentu. Selanjutnya, ketika nilai MIC lebih dekat dengan nilai MIB, agen antimikroba ditentukan lebih bersifat bakterisidal. Selain itu, tujuan MIC adalah untuk memastikan agen antimikroba seperti antibiotik dipilih secara efisien untuk meningkatkan keberhasilan rezim pengobatan.

Apa Persamaan Antara MBC dan MIC?

MBC dan MIC adalah dua tes mikrobiologis yang digunakan untuk mengevaluasi aktivitas pembunuhan kuman agen antimikroba. Tes ini mengevaluasi agen antimikroba untuk kemanjurannya. Tes ini merupakan langkah penting dalam penemuan obat rutin. Kedua tes ini sangat penting saat membuat obat antimikroba baru dan dilakukan oleh ahli mikrobiologi yang berkualifikasi.

Apa Perbedaan Antara MBC dan MIC?

MBC atau konsentrasi bakterisidal minimum adalah konsentrasi agen antimikroba terendah yang akan mencegah pertumbuhan suatu organisme setelah subkultur ke media yang tidak mengandung antibiotik, sedangkan MIC atau konsentrasi penghambatan minimum adalah konsentrasi terendah agen antimikroba yang akan menghambat yang terlihat secara in vitro pertumbuhan mikroorganisme setelah inkubasi semalaman. Jadi, inilah perbedaan utama antara MBC dan MIC. Selain itu, MBC menampilkan tingkat agen antimikroba terendah, yang mengakibatkan kematian mikroba, sedangkan MIC menampilkan tingkat agen antimikroba terendah yang sangat menghambat pertumbuhan mikroba.

Infografis di bawah ini menyajikan perbedaan antara MBC dan MIC dalam bentuk tabel untuk perbandingan berdampingan.

Ringkasan – MBC vs MIC

MBC dan MIC adalah dua tes mikrobiologis yang digunakan untuk mengevaluasi aktivitas pembunuhan kuman agen antimikroba. MBC atau konsentrasi bakterisida minimum adalah konsentrasi agen antimikroba terendah yang akan mencegah pertumbuhan organisme setelah subkultur ke media yang tidak mengandung antibiotik. Di sisi lain, MIC atau konsentrasi penghambatan minimum adalah konsentrasi terendah dari agen antimikroba yang akan menghambat pertumbuhan mikroorganisme in vitro yang terlihat setelah inkubasi semalam. Jadi, inilah perbedaan utama antara MBC dan MIC.

Referensi:

1. Penyamak, Ben. “Uji Konsentrasi Bakterisida Minimum (MBC)..” Laboratorium Mikrokimia, 26 November 2021.
2. “Konsentrasi Hambat Minimum.” Gambaran Umum | Topik ScienceDirect.

Kesopanan Gambar:

1. “Uji kepekaan antibiotik Pseudomonas aeruginosa” Oleh HansN. – Pekerjaan sendiri (CC BY-SA 4.0) melalui Commons Wikimedia

Leave a Comment