Apa Perbedaan Antara Laporan Tertulis dan Laporan Lisan

Apa Perbedaan Antara Laporan Tertulis dan Laporan Lisan

Perbedaan utama antara laporan tertulis dan laporan lisan adalah bahwa laporan tertulis menyajikan temuan atau hasil suatu masalah dengan cara yang lebih formal, sedangkan laporan lisan melibatkan komunikasi langsung atas temuan dan hasil suatu masalah.

Meskipun kedua jenis laporan ini menyajikan analisis temuan, ada sedikit perbedaan antara laporan tertulis dan laporan lisan.

ISI

1. Ikhtisar dan Perbedaan Kunci
2. Apa itu Laporan Tertulis
3. Apa itu Laporan Lisan
4. Laporan Tertulis vs Laporan Lisan dalam Bentuk Tabular
5. Ringkasan – Laporan Tertulis vs Laporan Lisan

Apa itu Laporan Tertulis?

Laporan tertulis menyajikan informasi dan hasil investigasi tertentu sekaligus membuat rekomendasi dan membuat proposal. Mereka adalah metode formal untuk menyajikan temuan investigasi. Ada format khusus yang harus diikuti saat menulis laporan. Selain itu, ada berbagai jenis laporan, seperti laporan penelitian, laporan bangunan, dan laporan sains. Meskipun konten dan detailnya berbeda di masing-masingnya, semuanya mengikuti struktur yang serupa. Struktur laporan dapat mencakup halaman judul, ringkasan, halaman isi, pengantar, kerangka acuan, prosedur, temuan, kesimpulan, rekomendasi, referensi, dan lampiran. Karena struktur laporan tertulis, detail dan informasi dapat disajikan dengan lebih jelas dan lebih akurat. Gaya penulisan laporan sangat sederhana dan ringkas untuk menyajikan detail yang jelas.

Kelebihan Laporan Tertulis

Mampu menyajikan informasi dengan lebih jelas. Detail dan informasi dapat disajikan dengan cara yang lebih terorganisir. Laporan membantu dalam pengambilan keputusan. Sebagian besar keputusan penting suatu organisasi diambil, mengacu pada laporan penelitian dan laporan pembenaran.

Kekurangan Laporan Tertulis

Menulis dan menyusun laporan menghabiskan banyak waktu. Terkadang, rekomendasi yang diberikan dalam laporan bisa jadi tidak realistis saat diterapkan secara praktis.

Apa itu Laporan Lisan?

Laporan lisan menyajikan temuan percobaan berbasis penelitian. Mungkin juga memiliki format untuk menyajikan informasi dengan jelas kepada audiens. Pada dasarnya, unsur-unsur presentasi lisan dapat terdiri dari pendahuluan, isi, dan kesimpulan. Pada saat yang sama, poster, tayangan slide, video, film, dan demonstrasi lainnya juga dapat digunakan dalam presentasi. Saat menyampaikan laporan lisan, pembicara juga harus memperhatikan keterampilan presentasi. Mempertahankan kontak mata, penggunaan bahasa tubuh yang benar, dan penggunaan ekspresi wajah dapat menarik perhatian penonton. Mereka juga membantu menyajikan laporan lisan yang efektif. Saat menyajikan laporan lisan, pembicara harus menghafal informasi dan detailnya. Laporan lisan dapat digunakan untuk pertemuan formal maupun untuk pertemuan informal.

Kelebihan Laporan Lisan

Laporan lisan menghemat waktu, terutama karena strukturnya sangat sederhana. Umpan balik langsung diterima saat menyajikan laporan lisan.

Kontra Laporan Lisan

Baik pembicara maupun pendengar tidak dapat mempertanggungjawabkan informasi vokal yang disajikan dalam laporan lisan. Karena laporan lisan mengandung bukti yang rendah, legalitasnya juga dipertanyakan.

Apa Perbedaan Antara Laporan Tertulis dan Laporan Lisan?

Meskipun laporan tertulis dan lisan digunakan dalam menyajikan temuan penyelidikan tertentu, ada sedikit perbedaan antara kedua laporan tersebut. Perbedaan utama antara laporan tertulis dan laporan lisan adalah strukturnya. Laporan tertulis mengikuti struktur yang kompleks sedangkan laporan lisan mengikuti struktur sederhana. Juga, perbedaan utama lainnya antara laporan tertulis dan laporan lisan adalah bahwa laporan tertulis memakan waktu, sedangkan laporan lisan menghemat waktu. Selain itu, laporan tertulis dapat berfungsi sebagai bukti hukum yang baik, sedangkan laporan lisan tidak mengandung legalitas.

Infografis di bawah ini menyajikan perbedaan antara laporan tertulis dan laporan lisan dalam bentuk tabel untuk perbandingan secara berdampingan.

Ringkasan – Laporan Tertulis vs Laporan Lisan

Perbedaan utama antara laporan tertulis dan laporan lisan adalah bahwa laporan tertulis menyajikan temuan atau hasil penyelidikan dengan cara yang lebih formal, sedangkan laporan lisan melibatkan komunikasi langsung atas temuan dan hasil suatu masalah.

Referensi:

1. “Penulisan Laporan.” Perpustakaan, Universitas Leeds.
2. “Keuntungan dan Kerugian Komunikasi Tertulis.” Artikel Komunikasi Bisnis.
3. “Kelebihan dan Kekurangan Komunikasi Lisan.” Artikel Persimpangan Blog.

Kesopanan Gambar:

1. “Foto penulisan, pertumbuhan, Keyboard, bisnis, kertas, merek, Desain, teks, grafik, melaporkan, diagram, dokumen, multimedia, keberhasilan, pemasaran, screenshot, data, kemajuan, statistika, grafik, program komputer” (CC0) melalui Pxhere
2. “Kartun-pria-pembicara-berbicara-publik” (CC0) melalui Pixabay

Leave a Comment