Apa Perbedaan Antara Fungisida dan Pestisida

Apa Perbedaan Antara Fungisida dan Pestisida

Perbedaan utama antara fungisida dan pestisida adalah fungisida membunuh jamur penyebab penyakit seperti jamur, lumut, dan karat, sedangkan pestisida membunuh hama penyebab penyakit seperti protozoa, cacing pipih, nematoda, siput, siput, serangga, dan tungau.

Penyakit merupakan sumber utama kerusakan tanaman dan kehilangan hasil. Mereka disebabkan oleh sejumlah spesies patogen tanaman, termasuk jamur, bakteri, virus, serangga, dan nematoda. Fungisida, herbisida, dan insektisida semuanya biasa disebut pestisida dan digunakan untuk melindungi tanaman dari patogen.

ISI

1. Ikhtisar dan Perbedaan Kunci
2. Apa itu Fungisida
3. Apa itu Pestisida
4. Kesamaan – Fungisida dan Pestisida
5. Fungisida vs Pestisida dalam Bentuk Tabular
6. Ringkasan – Fungisida vs Pestisida

Apa itu Fungisida?

Fungisida adalah bahan kimia yang digunakan untuk membunuh jamur penyebab penyakit. Mereka adalah senyawa kimia biosidal atau organisme biologis yang digunakan untuk membunuh, mengusir, atau mengendalikan jamur parasit atau spora mereka. Jamur biasanya dapat menyebabkan kerusakan tanaman yang luas di bidang pertanian. Hal ini menyebabkan kerugian kritis pada hasil, kualitas, dan keuntungan. Fungisida digunakan baik di bidang pertanian maupun pengobatan untuk melawan infeksi jamur pada hewan. Bahan kimia yang digunakan untuk mengendalikan oomycetes juga dianggap sebagai fungisida. Ini karena oomycetes menggunakan mekanisme yang sama seperti jamur untuk menginfeksi spesies tanaman.

Ada tiga jenis fungisida: kontak, translaminar dan sistemik. Fungisida kontak biasanya tidak diserap ke dalam tanaman. Mereka tetap berada di permukaan tanaman dan melindungi tanaman. Fungisida translaminar mendistribusikan kembali fungisida dari permukaan daun bagian atas yang disemprot ke permukaan daun bagian bawah yang tidak disemprot. Fungisida sistematis diambil dan didistribusikan kembali ke seluruh pembuluh xilem tanaman. Fungisida memiliki bahan aktif seperti belerang, minyak nimba, minyak rosemary, minyak jojoba, bakteri Bacillus subtillis, dan jamur menguntungkan Ulocladium oudemansii. Selanjutnya, contoh bahan kimia fungisida antara lain mancizeb, maneb, nabam, zineb, benomyl, cycloheximide, triadimefon, dan metalaxyl thiabendazole.

Apa itu Pestisida?

Pestisida adalah bahan kimia yang digunakan untuk membunuh hama yang menyebabkan penyakit pada tumbuhan dan hewan. Umumnya, mereka adalah bahan kimia atau agen biologis seperti virus, dan bakteri yang menghalangi, melumpuhkan, atau membunuh hama. Pestisida dikelompokkan menjadi beberapa jenis yaitu insektisida (aktif terhadap serangga), herbisida (aktif terhadap tanaman tertentu), rodentisida (aktif terhadap tikus dan mencit), bakterisida (aktif terhadap bakteri), fungisida (aktif terhadap jamur), dan larvasida (aktif terhadap larva).

Pestisida mungkin mengandung bahan inert seperti minyak nabati tertentu, rempah-rempah, jamu, lilin lebah, selulosa, senyawa organik seperti karbamat, dan agen biologis seperti virus, bakteri, dan jamur yang bermanfaat. Pestisida aktif melawan serangga, patogen tanaman, gulma, moluska, burung, mamalia, ikan, nematoda, dan mikroba. Selain itu, pestisida digunakan dalam pertanian, perlindungan kesehatan manusia, dan perlindungan lingkungan. Beberapa pestisida terkenal termasuk organofosfat, karbamat, insektisida organoklorin, piretroid, herbisida sulfonilurea, dan biopestisida.

Apa Persamaan Antara Fungisida dan Pestisida?

Fungisida dan pestisida adalah bahan kimia yang terutama digunakan untuk melindungi tanaman. Fungisida adalah salah satu jenis pestisida. Keduanya mengandung senyawa kimia. Keduanya mungkin mengandung agen biologis seperti virus dan bakteri. Penggunaan keduanya dapat menyebabkan konsekuensi yang tidak diinginkan seperti pencemaran lingkungan.

Apa Perbedaan Antara Fungisida dan Pestisida?

Fungisida adalah bahan kimia yang digunakan untuk membunuh jamur penyebab penyakit pada tanaman dan bentuk kehidupan lainnya, sedangkan pestisida adalah bahan kimia yang digunakan untuk membunuh hama penyebab penyakit. Jadi, inilah perbedaan utama antara fungisida dan pestisida. Selain itu, fungisida mengandung belerang, tembaga, minyak nimba, minyak rosemary, minyak jojoba, bakteri Bacillus subtillis, dan jamur bermanfaat Ulocladium oudemansii. Di sisi lain, pestisida mengandung bahan inert seperti minyak nabati tertentu, rempah-rempah, jamu, lilin lebah, selulosa, senyawa organik seperti karbamat, dan agen biologis seperti virus, bakteri, dan jamur yang bermanfaat.

Tabel berikut merangkum perbedaan antara fungisida dan pestisida.

Ringkasan – Fungisida vs Pestisida

Fungisida dan pestisida adalah bahan kimia yang digunakan untuk melindungi terutama tanaman. Fungisida adalah bahan kimia yang digunakan untuk membunuh jamur, sedangkan pestisida adalah bahan kimia yang digunakan untuk membunuh hama. Oleh karena itu, fungisida berguna untuk mengendalikan penyakit jamur sedangkan pestisida berguna untuk mengendalikan serangan hama pada tanaman terutama. Jadi, ini merangkum perbedaan antara fungisida dan pestisida

Referensi:

1. “Fungisida.” Gambaran Umum | Topik ScienceDirect.
2. “Pestisida.” Encyclopædia Britannica, Encyclopædia Britannica, Inc.

Kesopanan Gambar:

1. “Traktor Pupuk Lapangan Pestisida Dan Insektisida” Oleh Aqua Mekanik (CC OLEH 2.0) melalui Flickr

Leave a Comment