Apa Perbedaan Antara Atresia dan Stenosis

Apa Perbedaan Antara Atresia dan Stenosis

Perbedaan utama antara atresia dan stenosis adalah bahwa atresia adalah kondisi usus yang menyebabkan penyumbatan atau penyumbatan total di mana saja di usus, sedangkan stenosis adalah kondisi usus yang menyebabkan penyempitan bukaan atau lumen usus.

Atresia dan stenosis adalah dua kondisi usus yang berbeda. Meskipun kondisi ini dapat melibatkan bagian mana pun dari saluran pencernaan, kondisi ini terutama memengaruhi usus kecil atau usus kecil. Anak-anak adalah populasi yang paling sering terkena oleh dua kondisi usus ini. Oleh karena itu, seringkali disebut malformasi kongenital. Apalagi kedua kondisi usus ini bisa diperbaiki dengan prosedur pembedahan.

ISI

1. Ikhtisar dan Perbedaan Kunci
2. Apa itu Atresia
3. Apa itu Stenosis
4. Kemiripan – Atresia dan Stenosis
5. Atresia vs Stenosis dalam Bentuk Tabular
6. Ringkasan – Atresia vs Stenosis

Apa itu Atresia?

Atresia adalah suatu kondisi usus yang menyebabkan penyumbatan atau obstruksi total di mana saja di usus. Kondisi usus ini merupakan kelainan bawaan pada struktur usus, yang menyebabkan obstruksi usus. Malformasi ini dapat berupa penyempitan (stenosis), ketiadaan, atau malrotasi pada bagian usus. Cacat di atas terutama dapat terjadi pada usus kecil atau besar. Tanda dan gejala kondisi ini mungkin termasuk kelebihan cairan ketuban sebelum kelahiran, muntah empedu, perut kembung, kegagalan mengeluarkan mekonium (tinja sebelumnya), tinja kecil seperti lendir berwarna abu-abu, dan penyakit kuning. Beberapa jenis atresia (atresia usus non-duodenal) dapat terjadi karena kecelakaan vaskular dalam rahim, yang menyebabkan penurunan perfusi usus, iskemia pada masing-masing segmen usus, dan akhirnya penyempitan usus. Bentuk yang diwariskan juga diidentifikasi (familial multiple intestinal atresias). Kondisi ini disebabkan adanya mutasi pada gen TTC7A pada lengan pendek kromosom 2 (2p16).

Atresia dapat didiagnosis melalui pemeriksaan fisik rutin, sonogram, pemeriksaan ultrasonografi, amniosentesis, dan rontgen. Selain itu, pilihan pengobatan untuk atresia mungkin termasuk prosedur pembedahan seperti kolostomi dan laparotomi, hidrasi cairan intravena, dan tabung nasogastrik atau orogastrik untuk menyedot isi lambung dan pemberian nutrisi setelah operasi.

Apa itu Stenosis?

Stenosis adalah kondisi usus yang menyebabkan penyempitan bukaan atau lumen usus. Pada stenosis usus, usus tidak tersumbat seluruhnya, tetapi ruang di dalamnya yang disebut lumen telah menyempit. Ini membuat nutrisi sulit untuk bergerak. Stenosis disebabkan oleh pasokan darah yang tidak memadai ke usus selama perkembangan janin, dan tampaknya juga diturunkan dalam keluarga. Dalam beberapa kasus, stenosis berkembang di kemudian hari karena cedera dan pembengkakan. Tanda dan gejala stenosis mungkin termasuk ketidakmampuan untuk mentolerir makan, muntah, dan perut kembung yang disebut perut buncit.

Stenosis didiagnosis melalui pemeriksaan fisik, rontgen, USG, tes saluran cerna bagian atas, dan tes saluran cerna bagian bawah, atau barium enema. Selanjutnya, stenosis dapat diobati melalui prosedur pembedahan yang disebut serial transverse enteroplasty procedure (STEP) dan rehabilitasi usus lanjutan (perawatan suportif untuk pemberian makan sampai pemulihan dari operasi).

Apa Persamaan Antara Atresia dan Stenosis?

Atresia dan stenosis adalah dua kondisi usus yang berbeda. Stenosis pada akhirnya dapat menyebabkan atresia. Kedua kondisi tersebut dapat menyebabkan obstruksi usus. Mereka terutama mempengaruhi usus kecil. Anak-anak sebagian besar menderita kedua kondisi tersebut (kongenital). Kedua kondisi tersebut dapat diwariskan. Mereka dapat didiagnosis melalui sinar-X dan ultrasound. Mereka terutama dirawat melalui prosedur pembedahan.

Apa Perbedaan Antara Atresia dan Stenosis?

Atresia adalah kondisi usus yang menyebabkan sumbatan atau obstruksi total di mana saja di usus, sedangkan stenosis adalah kondisi usus yang menyebabkan penyempitan pembukaan atau lumen usus. Jadi, inilah perbedaan utama antara atresia dan stenosis. Selanjutnya, atresia menyebabkan penyumbatan usus total, sedangkan stenosis menyebabkan penyumbatan usus parsial.

Infografis di bawah menyajikan perbedaan antara atresia dan stenosis dalam bentuk tabel untuk perbandingan berdampingan.

Ringkasan – Atresia vs Stenosis

Atresia dan stenosis adalah dua kondisi usus yang menyebabkan penyumbatan usus. Mereka terutama mempengaruhi usus kecil dari saluran pencernaan. Namun, atresia menyebabkan penyumbatan total atau sumbatan di mana saja di usus. Sebaliknya, stenosis menyebabkan penyempitan pembukaan atau lumen usus. Atresia lebih umum, tidak seperti stenosis. Jadi, ini merangkum perbedaan antara atresia dan stenosis.

Referensi:

1. “Jenis dan Pengobatan Atresia Usus (Duodenal)..” Rumah Sakit Anak Pittsburgh.
2. “Stenosis usus.” Gambaran Umum | Topik ScienceDirect.

Kesopanan Gambar:

1. “Oesophagusatresie Vogt3b und hemimetamere Segmentverschiebung 000” Oleh Hellerhoff – Pekerjaan sendiri (CC BY-SA 3.0) melalui Commons Wikimedia

Leave a Comment